Mengejar Matahari!

Fresh from oven. Here I am😀

Baru aja mendarat di Bandung kembali setelah di’pulang’kan Ayah dari Sumedang. Hehehe. Dan sebenarnya beberapa jam sebelum touch down Sumedang, aku baru aja menepi dari kegiatan mengejar matahari! AAAA~ seneng.

Bukit Moko. Salah satu destinasi Jebraw di Jalan-Jalan Men. Dan aku baru aja nginjekin kaki aku disana. Mengibarkan bendera kemenangan setelah melawan kantuk. Bangun jam setengah 3 subuh setelah tidur ‘melayang’ sama Dina. Nggak ngerti, tidur dari jam 10 malem sampe jam setengah 3 subuh itu kita ngapain? Antara tidur sama nggak.

Setelah anak kelas kumpul semua, kita langsung berangkat kesana. Dan tidaaaak! Medan perjalanannya asik banget. Boong ding. Kebilang jelek banget jalannya sih, nggak. Cuman kurang terawat karena mungkin berada di daerah yang sulit di jamah. Dan untungnya hari itu aku nebeng di mobil Dina, dan nggak kebayang harus naik gunung yang berbatu dengan tikungan tajam juga dipermanis dengan udara yang menusuk, aku harus naik motor. Hahaha

Setelah ngelewatin jalan yang diskotik abis itu, akhirnya kita sampe di Bukit Moko. Tujuannya mau menggapai awan dan ngeliat matahari terbit dengan mata sepet. Hahaha

Di Bukit Moko itu terdapat sebuah tempat peristirahatan atau kesebutnya warung makan gitu kali ya, terus di tempat itu disedian tempat duduk di ujung bukit yang bawahnya langsung ladang sawi, jagung dan tumbuhan lain yang gak bisa aku inget bentuknya kayak gimana itu. Ternyata kita gak sendirian disana! Udah banyak orang yang nungguin matahari terbit dari sana. Padahal saat itu masih jam 4 subuh, sedangkan mataharinya bakal keliatan sekitar jam setengah enam gitu.

Pas berdiri di ujung bukit, WAW! Kita bisa liat semua kota Bandung dari titik ini. Lampu-lampu perumahan dan gedung-gedung masih mentreng kelap-kelip. Berdiri disini udah kayak Lady Gaga konser, terus rumah-rumah itu udah kayak penonton konser yang ngacungin tinggi-tinggi light sticknya. Satu kata Subhanallah..

PS : I don’t own the picts! 

22 33 11

Satu hal yang bikin acara mengejar matahari ini lucu, adalah……kita salah spot nungguinnya. Jadi Satrio udah masang dan nyalain handycamnya sejak gelap mula ke arah yang ‘konon’ katanya matahari akan muncul. Maklum kita buta arah ahahaha. Ditungguin sampai jam lima kok gak terang-terang. Dan guess what? Mataharinya tuh muncul dari sebelah kiri kitaaaa! HAHAHA

Kayaknya orang-orang di belakang kita yang ngerti arah datengnya matahari udah ngetawain kita dari kita dateng dan masang handycam. LOL. But, itu gak ngurangin keceriaan hari itu. Kita masih bisa liat matahari naik sedikit demi sedikit walau gak keliatan persis di atas kepala kita. Terus kita bisa liat lautan awan di kaki gunung, tepatnya di bawah kita. Jadi kita tuh di atas awaaaan! WHOAA!

99

Terus setelah matahari terbit, berangsur-angsur lampu rumah dan gedung itu mati satu demi-satu. Dan konser subuh itu pun berhasil digelar. Tapi yang epic dari mengejar matahari ini belum selesai, setelah mataharinya udah tinggi kita bisa liat pemandangan yang disuguhkan sama tempat ini. Kan subuh tadi kita gak bisa lihat, gelap gulita banget gitu.

44 77

Jadi Bukit Moko ini dikelilingin sama hutan pinus yang keren banget. Di sepanjang badan Bukit Moko ditanami oleh tanaman sayur yang rapi banget. Udah kaya tugas nirmana saking bagusnya. hahaha.

55 66

88

Setelah asik foto-foto, ngerekam video, ngebayol, saling ejek, elus-elus anjing, nyabut bunga sembarangan, akhirnya kita turun gunung dikarenakan terjadi konser maha dahsyat di perut masing-masing. Laper. Hahaha.

Nggak jauh dari kita turun, masih di daerah Bukit Moko banyak banget saung-saung kecil yang nyediain makan. Kebanyakan masih tutup sih karena kepagian mungkin ya. Nah tempat yang kita pilih buat makan ini, asik banget. Kalau udah duduk di saung itu, serasa lagi naik balon udara. Kanan kiri awan!! AAAAA~ Oh, ya sarapannya juga ditemani sama lagu dangdut non stop. Dan sarapannya juga disponsori kehebohan Gerger yang kehilangan tutup kameranya, yang ternyata dia simpen di saku celananya sendiri. LOL.

Leave a comment

Filed under Diary, Jalan Jalan Men

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s