Aku Tersesat!

Menjerumuskan diri di dunia desain grafis dan pergi dulu dari goal utama aku, yaitu jadi penulis menurut aku adalah menyesatkan diri sendiri. Awalnya. Hingga beberapa hari lalu aku bertandang ke Gramedia buat nyari-nyari bacaan, berhubung hari libur aku masih panjaaaang banget. Dan beberapa hari yang lalu juga, aku baru ngeberesin baca novel terjemahan hasil minjem dari de Azka. Sebagai pecinta buku, minjem dan nggak memiliki itu sedih banget. Makanya hari itu aku nyempetin ke Gramedia ditengah-tengah kegiatan belanja ala cewek. Hih.

Sampai disana aku linglung. Ini baru namanya tersesat. Hello! Dulu waktu masih suka baca novel, oke sebut saja itu beribu-ribu tahun lalu, aku bisa milih satu, dua, tiga novel yang ketauan banget bagus buat dibaca. By cover and by synopsis. Dan sekarang, ngblank. Loh bukannya spot di toko buku ini adalah favorit aku? Kenapa semuanya terasa asing, huh? Dan hingga akhirnya aku keluar dari toko buku itu tanpa jinjingan apa pun, tanpa bon pembayaran apapun.

Aku ‘diusir’ secara tak terhormat. Aku nggak bisa milih satu buku pun yang bisa aku nikmatin isinya. Kasihan.

Leave a comment

Filed under Diary

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s