Wawasan Olah Rupa’s Task : Imaji Jamak

Pyong! *pop out from rabbit hole*

Terakhir kali update tugas DKV itu sekitar… bulan Februari. WHOA?!

So, here is my latest DKV’s task. Ini adalah tugas dari matakuliah Wawasan Olah Rupa, dimana kita disuruh memilih salah satu cerita rakyat atau film yang kita suka. Terus kita bikin potongan adegannya dalam satu frame. Dan cerita yang aku ambil adalah dari film Flipped. That’s why gambarnya terbalik, kalo di flip itu cerita kelanjutannya.

ps. yang belum nonton filmnya, coba tonton deh. Ceritanya bagus banget. Aku sih suka. Pake banget. Hehehe

WOR copy

software used : Adobe Photoshop Cs 3

sinopsis flipped

Pada tahun 1957, ketika Bryce Loski dan Julianna “Juli” Baker pertama kali bertemu, Juli langsung jatuh hati pada Bryce, bahkan Juli gemar mengendus wangi rambut Bryce yang beraroma semangka. Tetapi lain halnya, Bryce justru berpendapat lain. Karena menilai dirinya sendiri takut kepada perempuan dan saat itu ia masih malu, Bryce melakukan segala cara yang dia bisa untuk menjauhkan diri sebanyak mungkin dari Juli untuk enam tahun ke depan, yang tidak mudah karena mereka pergi ke sekolah yang sama dan tinggal di seberang jalan dari satu sama lain.

Ketika mereka memulai kelas enam, Bryce berharap bahwa ia dapat menyingkirkan Juli sehingga ia meminta gadis yang paling Juli benci, Shelly Stalls, untuk berkencan. Hati Juli hancur berkeping-keping, karena menurutnya Bryce adalah milikinya, dan Shelly tak pantas untuk Bryce.

Setelah Bryce dan Shelly putus, Juli mencari cara kembali untuk mendapatkan cinta pertamanya itu. Ia mengirimi Bryce dan keluarganya sekotak telur setiap hari. Karena kebetulan Juli memelihara beberapa ayam di halaman belakang rumahnya. Telur-telur tersebut sebagian ia konsumsi bersama keluarganya, dijual kepada para tetangga dan diberikan secara cuma-cuma hanya untuk Bryce.

Namun suatu hari, ketika Juli mengantarkan sekotak telur lainnya ke rumah Bryce, ia mendapati lelaki yang ia cinta tengah membuang telur pemberiannya. Dan akhirnya Juli mengetahui fakta bahwa Bryce tak pernah mau menerima telur hasil jerih payahnya, dan memilih membuangnya dibandingkan dikembalikan pada Juli.

Juli marah pada Bryce dan enggan untuk berbicara pada Bryce lagi. Perasaan cinta Juli kepada Bryce hilang ketika ia mendengar dia dan Garrett, sahabat Bryce berbicara tentang pamannya yang cacat mental. Sejak itu Juli tidak pernah berbicara atau membuat kontak mata dengan Bryce, meskipun Bryce terus-terusan memandangnya.

Juli terus memiliki perasaan yang campur aduk ketika Bryce menjadi anak keranjang. Bryce berpikir bahwa Juli berencana untuk menawarnya karena ia mendengar bahwa Juli membawa segepok uang (yang ternyata sama sekali tidak ada niat bagi Juli untuk mempergunakan uang itu untuknya). Namun yang terjadi saat itu adalah Juli menawar uangnya pada anak keranjang nomor delapan, anak laki-laki yang persis sebelum Bryce, Eddie Trulock anak lelaki gembul yang suka merakit pesawat.

Bryce tiba-tiba saja merasakan cemburu yang membabi buta. Ia menarik tangan Juli dan mencoba menciumnya. Namun Juli berlari keluar dan pulang. Sementara itu Juli sampai rumah dan menangis. Bryce mencoba mengontak Juli bagaimanapun caranya. Ia meencet bel pintu, menelepon, menggedor jendela, namun Juli justru melakukan apa yang dilakukan Bryce dahulu: melakukan segala cara untuk menjauhi Bryce.

Suatu hari Juli melihat Bryce menggali lubang di halamannya. Ia ingin ke luar dan memergoki ketika Ayah Juli mencegat dengan berkata bahwa beliau mengijinkan hal itu. Setelah Bryce menggali lubang, ia pergi dan membawa pohon sikamor yang masih kecil. Juli tersenyum dan memutuskan untuk ke luar rumah dan menemui Bryce untuk menawarkan bantuan. Mereka menimbun tanah bersama, dan untuk membuat Juli tahu semua tampak jelas bahwa Bryce menarik apa yang ia perbuat dahulu, Bryce menggenggam tangan Juli saat Juli sedang memupuk tanah. Mereka saling mengangkat muka dan berbagi senyum, kemudian melanjutkan memupuk pohon sikamor tersebut.

Leave a comment

Filed under DKV's Journal, Tugas Anak DKV

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s