I’m Addicted to You

I’m addicted to you,

Hooked on your love,

Like a powerful drug

I can’t get enough of,

Lost in your eyes,

Drowning in blue

Out of control,

What can I do?

I’m addicted to you!

Avicii – Addicted To You

Kamu nagih. Iya, kamu!

Halo, folks! Tadi siang aku baru aja pulang dari jemput ‘anak’ baru. YES! Perasaan aku sebagai Ibu dari puluhan ‘anak’ yang aku jaga di rak buku, setelah jemput ‘anak’ itu seneng banget. Terlebih ‘anak’ yang ini udah ditunggu sepanjang tahun, terhitung setelah City of Lost Soul beres dibaca. Dan aku butuh asupan kelanjutan ceritanya. Well, buku itu bakal terbit tahun depannya (2014). Eh, udah 2014 yang terbit adalah versi Bahasa Inggrisnya, dan buat dapet versi Bahasa Indonesianya aku harus nunggu (lagi) hampir setahun!

Jadi, ‘anak’ yang aku maksud adalah buku! Hehehehe :”> Dan buku yang baru aku beli adalah City of Heavenly Fire, yaitu buku ke-enam sekaligus buku penutup dari seri The Mortal Instruments. Iya, itu loh yang ada film perdananya (City of Bone) eh tiba-tiba ilang kabar tentang film keduanya (City of Ashes). Sedihnya, penantian aku akan film ke-duanya dipatahkan oleh berita kalau The Mortal Instruments akan kandas jadi film series favorit macam Harry Potter, Percy Jackson, Twilight, dll. Sebagai gantinya The Mortal Instruments akan tayang sebagai serial tv macam Glee or How I Meet Your Mother dengan pemain baru. Yang artinya, I have to say good bye to Mr. Bower.. Bye, Jamie Campbell Bower-ku.. HIKS!

photo (12)

Menurut aku adiksi ke buku adalah hal yang fine-fine aja dibandingkan adiksi ke hal-hal yang nggak baik. Adiksi ini udah aku pelihara sejak aku SD. Walaupun nggak tau kemana buku novel yang aku punya waktu SD itu gara-gara suka pindah rumah. Jadi yang kesimpen di rak buku kamar aku dan teteh adalah novel-novel yang mulai dibeli dari SMA sampai sekarang. Sebagaian ada sih koleksi SD-SMP, tapi nggak lengkap. Adiksi ke The Mortal Instruments ini bikin aku sampe bikin kalung Angelic Rune/Power yang unyu binggow. Sayangnya udah aku nggak pakai karena putus. Sedih, kayaknya harus lebur dan bikin yang baru huhuhu.

city of lost soul

So, aku iseng bikin video saat un-warping buku ini eksklusif di channel YouTube aku. Cuman, selalu yaaah.. Masalah bikin video itu akan selalu dan selalu dan selalu jadi PR buat aku. Selalu gagal di kualitas video setelah dirender dan dimasukin ke YouTube. Jadi, yaudah nikmatin video ala kadarnya ini ya. Btw, aku lagi ga gelap-gelapan macam lagi mau ngepet yah.. Ini emang sengaja pakai lampu belajar biar romantis. Maaf, ini ngeles.

Leave a comment

Filed under Book, Diary

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s