Sepatu Kiri

“Cinta memang banyak bentuknya, mungkin tak semua… bisa bersatu.”

Sebulan yang lalu, sengaja ketemu seorang teman buat chit chat sambil ngopi cantik. Topik yang selalu panas buat diobrolin adalah nulis. Kebetulan dia suka nulis juga (tapi nggak suka curhat segambreng di blog kayak aku).  Tiba-tiba dia nyebutin satu nama blogger. Namanya nggak asing, sering baca di timeline twitter (karenga di retweet seorang following). Tapi saat itu nggak pernah penasaran buat kepoin twitter sang empu.

Hari itu beda, waktu dia bilang sang empu blognya adalah seorang cowok, aku langsung semangat. Info tambahannya, si cowok tersebut lagi nggak punya pacar (katanya)! Hahahaha. Maaf ya, malu-maluin. Suka cepet instingnya kalo denger yang begituan. Sebelumnya, aku suka mantengin blognya Alex  buat belajar nulis juga baca ceritanya yang inspiratif lucu gitu.

Pulang dari ngopi, langsung buka laptop terus ngetik romeogadungan.com (iya sang pemilik blog ngaku-ngakunya Romeo gitu, kayak akulah ngaku-ngaku Barbie. Ehehehe). Tada! Pas masuk aku baca beberapa post yang judul dan kalimat pembukanya lucu. Eh nggak sengaja ngeliat popular post hari itu, judulnya Sepatu. Dan aku baca.

Terus aku melongo.

Ini tulisannya dewa banget. Bagus banget. Cantik banget. Jleb banget.

Padahal kontennya sederhana banget. Topik yang kayak semua orang pernah ngalamain. Tapi dikemas dengan sangat sangat sangat indah. Oke, fix! Romeo Gadungan a.k.a Tirta will be my favorite blogger ever! Biasanya kalau habis blogwalking, aku jarang ninggalin ‘bekas’. Tapi lagi-lagi hari itu beda. Aku tinggalin komen malu-maluin di post itu. And what?! Dibales. Ehehehe. Gini yah rasanya dibales komen sama yang punya blog. Uwowowow. Lagi-lagi, maafin kenorakan aku.

Ngomong-ngomong soal Sepatu, aku bukan fans berat Tulus. Dengerin lagunya aja jarang banget. Pernah sih ada lagu Tulus yang diputer sampe mabok tahun lalu, Teman Hidup. Itu doang. Dan baru beberapa hari lalu dengerin full album-nya Tulus sepanjang jalan Bandung-Puncak, diputer terus-terusan. Soalnya di mobil nggak ada CD lain selain dangdut (oh, come on Harry!)

Berkat Tirta, aku pantengin lagu Tulus di YouTube sambil di-repeat  jutaan kali. Mayan, buat nambah hits viewers-nya Tulus. Eh, pas lagi bengong tiba-tiba kepikiran bikin ilustrasnya. Dan, tada!

sepatu - tulus (2) sepatu - tulusThanks, Tirta.. tulisan ‘Sepatu’-nya mewakili aku sama dia sang sepatu kiri (aku mah suka ada-adain yang nggak ada, mending daripada suka nggak ada-adain yang ada. Iya, nggak? Ehehehe) dan mungkin jutaan pembaca lainnya. Yang bisa dipetik dari tulisan Tirta, adalah..

Jangan mau jadi sepasang sepatu!

Aku bakal cari kosa kata lain buat ngewakilin aku sama dia biar nggak sedih-sedih amat. Nanti. Soon. Nggak tau kapan. Mudah-mudahan dengan adanya post ini salah satu temen Tirta yang bule bisa berjodoh sama aku. Uhuk.

ps. Maafin (again, again and again) buat Mas Tulus, aku anaknya suka susah buat ngapalin lirik lagu. Salahnya pas bikin ilustrasi ini malah nggak googling lirik. Alhasil, liriknya salah. Ehe. He. He. He.

4 Comments

Filed under ART, Diary, Music

4 responses to “Sepatu Kiri

  1. Bagus banget ilustrasinya? Boleh dipajang di postingan Sepatu gue nggak? Pliiisss..

  2. Pingback: Sepatu : Romeogadungan.com

  3. Pingback: Review : Somewhere Only We Know by Alexander Thian | DailyBiee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s