The Regret

Akhir-akhir ini aku dikelubungi oleh sebuah penyesalan. Hampir seminggu, aku bangun dalam keadaan lupa pakai selimut. Sedetik kemudian setelah buka mata, aku langsung ngerasa nyesek banget.

Pernah ga sih kalian ngerasa gitu?

Semacam tidur semalem sedikit sia-sia (well, ga ada tidur yang sia-sia sebenernya). Selama ini, aku tidur selalu pakai selimut. Even itu cuman ditaro di badan atau di kaki doang. Peran selimut buat aku itu bukan untuk menangkal dingin. Aku orang yang suka dingin. Like, a lot. Selimut buat aku adalah pelengkap tidur.

Mungkin.. Ini masih mungkin ya, kayaknya akhir-akhir ini aku ketiduran tanpa sadar. Ya iyalaaaah, ketiduran mana ada yang secara sadar. Hehehe. Jadi gara-gara itu aku lupa buat pakai selimut.

Gak penting banget sih ceritain ini, tapi aku pengen kamu tau, Mut (re: selimut). Kehadiran kamu itu sangat berarti untuk menyempurnakan tidur malem aku. Hihi.

Teman sekalian, doain Vita biar selalu inget pakai selimut ya. Hahaha. See you, have a nice Sat night. Yeay! Holiday!

Xoxo

2 Comments

Filed under Uncategorized

2 responses to “The Regret

  1. Wow, ternyata ada juga yang cerita tentang ‘selimat dan tidurnya’🙂
    walaupun blogger yang males nulis namun artikelnya unik-unik…
    salam kenal dan terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s